Dulu aku pikir, aku punya banyak sahabat. Aku selalu berusaha berikan yg terbaik u/ mereka, berusaha u/ tidak membuat perhitungan. Tapi belakangan aku kehilangan itu. Dan tersadar akan 1 hal, bahwa ternyata sahabatku masih bisa di hitung jari yg artinya tidak sebanyak yg ku pikir.
Pernah kebayang ngga, gimana rasanya saat buka akun teman2 dekat kamu yg dulu sering kumpul bareng, slalu kasih kabar kalau mau ada acara kumpul. Trus di akun tersebut ada foto2 mereka kumpul tanpa kamu?? dan kamu tidak tahu apa2. Itu rasa'y sedih banget..
Aku berfikir, apa hanya gadget or BB?? Karena yg tidak menggunakan itu cuma aku, trus aku tidak dapat informasi apa2? Or aku gaptek? Or aku di anggap ngga gaul? Aaahhhh..perduli apa u/ hal itu..
Yang aku kecewakan adalah cara mereka begitu denganku. Kalaupun aku punya, aku jadi tidak berfikir u/ mereka.
Y Tuhan, kenapa begini sakitnya hatiku...sakit sekali. Dulu aku sedih karena orang2 yg aku sayangi (laki2). Sekarang aku sedih karena orang2 yg aku anggap sahabat2ku. dan itu tetap sakit rasanya. Tidak di kantor, tidak di lingkungan teman2 SMA ku.. Apapun yg mereka buat saat ini, sungguh menyakitkan aku, terkadang terbesit jahat di pikiranku u/ menyakiti mereka, tapi saat kesempatan u/ jahat itu ada, aku justru menangis karena tersadar betapa jahat'y aku kalau menyakiti mereka, apa bedanya aku dengan mereka..? Akhirnya hanya diriku sendiri yg merasakannya... Cuma aku!
Sabtu, 21 April 2012
Minggu, 01 April 2012
Long Distance
Hmm... Hubungan jarak jauh adalah suatu hubungan yg di jalani dengan terpisahakan jarak yg cukup jauh. Beda kota, provinsi atau bahkan pulau dan negara. Ribet yak? Tapi seru kok.. Tiap hari yg ada cuma kangen az, bete-nya sedikit, ributnya juga sedikit, cemburu c ada, tapi juga ga banyak, ga tahu kalo u/ yg lain yak..hehehe..
Siapapun kalau bisa memilih, mungkin tidak akan memilih model hubungan kyk gini. Jauh-jauhan, kalo kangen susah lepas rindunya. Malam minggu paling di rumah sama keluarga atau main sama teman2 dekat, jarang banget bisa menghabiskan waktu sama pacar ber-2 az. Capek kerja, bete sama teman, mau curhat, paling banter lewat telepon, atau online, cam-cam-an. Ga bisa manja-manja, ga bisa numpang sandaran di bahu, ga bisa bercanda konyol-konyolan. Beraaaaaaaaaaaaatttt. Tapi asal kita ikhlas, insyaallah endingnya bagus. Amin.
Aku? Tanpa sadar ternyata hampir 3 th sudah jalani ini. Kadang terpikir juga c, mau sampai kapan? Karena terkadang aku juga ingin buatkan minum u/ pacar, makan berdua, nonton film, ngedate, dinner atau hanya sekedar ngobrol bareng sambil bercanda. Tapi aku bisa apa? Menuntut juga tidak mungkin, sama siapa? Inikan pilihan yg aku buat, aku setuju menjalaninya, berbahagia dengan pilihanku.
Hal-hal yg mesti di terapkan dalam suatu hubungan model apapun:
* Saling jujur dan percaya 1 sama lain.
* Jangan egois dan mau menang sendiri.
* Saling mendengarkan.
* Saling menyempurnakan.
* Jangan sering mengatur.
* Saling mendukung dalam hal baik.
* Saling menghargai setiap perbedaan.
* Dll.
Aku sudah menjalaninya belum yah? hhihihi.. Kyknya aku masih lebih sering egois. masih suka ngatur. Tapi untungnya Allah sayang sama aku, karena itu Dia kirimkan orang yang sabaaaaar banget ma aku. (^_^)
Aku itu parno-an sebenarnya. Hal yg paling membetekan kalau hubungan jarak jauh gini tuh:
* Kalau hp-nya ga bisa di hubungi. Karena yg ada di pikiran aku bukan hal yg aneh-aneh, misal: kepikiran dia lg selingkuh. Bukan itu yg paling mengkhawatirkan. Tapi apakah dia baik-baik saja? Aku takut dia sakit atau kenapa-kenapa di jalan.
* Kalau mulai ada demo dan dia mesti meliput. Sumpah, aku yg stres. Walau dia selalu bilang gpp, tetap az pasti kepikiran, jadi kalu dia belum kasih kabar kalau sudah di rumah, mana bisa tenang. :(
* Kalau dia mulai sebut nama mantanya. huuuuffth...bukannya cemburu. Tapi memang hati aku jadi lain az. ga benci sama sekali, tapi cuma aneh az.
* Kalau tahu dia lg sakit tapi aku jauh. ini situasi paling menyedihkan. Karena aku ga bisa ada dekat dia.
Tapi apapun itu. Semua adalah warna sendiri dalam perjalanan cerita cintaku...
Loving you...
Siapapun kalau bisa memilih, mungkin tidak akan memilih model hubungan kyk gini. Jauh-jauhan, kalo kangen susah lepas rindunya. Malam minggu paling di rumah sama keluarga atau main sama teman2 dekat, jarang banget bisa menghabiskan waktu sama pacar ber-2 az. Capek kerja, bete sama teman, mau curhat, paling banter lewat telepon, atau online, cam-cam-an. Ga bisa manja-manja, ga bisa numpang sandaran di bahu, ga bisa bercanda konyol-konyolan. Beraaaaaaaaaaaaatttt. Tapi asal kita ikhlas, insyaallah endingnya bagus. Amin.
Aku? Tanpa sadar ternyata hampir 3 th sudah jalani ini. Kadang terpikir juga c, mau sampai kapan? Karena terkadang aku juga ingin buatkan minum u/ pacar, makan berdua, nonton film, ngedate, dinner atau hanya sekedar ngobrol bareng sambil bercanda. Tapi aku bisa apa? Menuntut juga tidak mungkin, sama siapa? Inikan pilihan yg aku buat, aku setuju menjalaninya, berbahagia dengan pilihanku.
Hal-hal yg mesti di terapkan dalam suatu hubungan model apapun:
* Saling jujur dan percaya 1 sama lain.
* Jangan egois dan mau menang sendiri.
* Saling mendengarkan.
* Saling menyempurnakan.
* Jangan sering mengatur.
* Saling mendukung dalam hal baik.
* Saling menghargai setiap perbedaan.
* Dll.
Aku sudah menjalaninya belum yah? hhihihi.. Kyknya aku masih lebih sering egois. masih suka ngatur. Tapi untungnya Allah sayang sama aku, karena itu Dia kirimkan orang yang sabaaaaar banget ma aku. (^_^)
Aku itu parno-an sebenarnya. Hal yg paling membetekan kalau hubungan jarak jauh gini tuh:
* Kalau hp-nya ga bisa di hubungi. Karena yg ada di pikiran aku bukan hal yg aneh-aneh, misal: kepikiran dia lg selingkuh. Bukan itu yg paling mengkhawatirkan. Tapi apakah dia baik-baik saja? Aku takut dia sakit atau kenapa-kenapa di jalan.
* Kalau mulai ada demo dan dia mesti meliput. Sumpah, aku yg stres. Walau dia selalu bilang gpp, tetap az pasti kepikiran, jadi kalu dia belum kasih kabar kalau sudah di rumah, mana bisa tenang. :(
* Kalau dia mulai sebut nama mantanya. huuuuffth...bukannya cemburu. Tapi memang hati aku jadi lain az. ga benci sama sekali, tapi cuma aneh az.
* Kalau tahu dia lg sakit tapi aku jauh. ini situasi paling menyedihkan. Karena aku ga bisa ada dekat dia.
Tapi apapun itu. Semua adalah warna sendiri dalam perjalanan cerita cintaku...
Loving you...
Langganan:
Komentar (Atom)