Sampai saat ini masih belum bisa percaya kalau aku bertemu dengan dia. Sosok yg dulu hanya ada dalam anganku saja dan saat ini aku bersamanya. Seseorang yg selalu aku hadirkan dalam doa-doaku dulu. Saat ini Allah wujudkan dia dalam bentuk nyata yg dapat ku sentuh, yg bisa kurasakan dengan hatiku dan yg membuatku selalu jatuh cinta..
Hmm..y Allah, kalau Engkau berkenan menjodohkan kami, maka aku mohon lancarkanlah semua, bantu kami memperbaiki diri kami masing-masing.
Y Allah, sungguh aku bersyukur atas semua ini. Atas rasa bahagia yg Engkau berikan dan kecukupan hidupku.
Jujur saja, sebenarnya aku sedih mesti berjauhan dengan dia, bertemu hanya 1x setiap tahun dengan waktu yg terbilang cukup singkat, tidak pernah sampai 1 minggu. Tapi saat aku menonton sebuah film yg dia tunjukan padaku, aku jadi berpikir...
Aku begitu menyayangi dia, aku tidak ingin jauh darinya. Tapi kenapa aku berjauhan jarak dengannya? Apa mungkin ini karena aku juga jauh dari-Mu y Allah? Engkau begitu menyayangiku, selalu melindungiku seperti dia saat ada di sampingku, tapi aku selalu menjauh, selalu asik dengan duniaku sendiri, dan aku menhilangkan kebiasaanku dahulu yg selalu bercengkrama dengan-Mu sebelum aku tidur. Dulu aku orang yg paling punya banyak harapan, bahkan di saat situasi tidak mungkin, maka bisa jadi mungkin karena aku terus percaya bahwa Engkau akan mewujudkannya. Tapi saat ini entah kapan tepatnya aku semakin jauh dari-Mu..
Y Allah, jarak antara aku dan dia, telah kusadari adalah bentuk jarak antara aku dan Engkau.. Saling menyayangi tetapi saling berjauhan.. Maka aku akan memulai lagi menapaki jalan ini u/ menarik dekat jarak antara aku dan Engkau. Semoga semua belum terlambat bagiku u/ menjemput diriku yg dulu..
"aku jauh, Engkau jauh.. aku dekat, Engkau dekat.." bait lagu Bimbo ini selalu saja membuat aku merasa teriris dan malu pada-Mu..