Selasa, 06 Januari 2015

Orang Tua & Anak

Apapun akan di lakukan oleh orang tua untuk kebahagiaan dan kesuksesan anaknya. Bagi mereka si anak bisa mandiri secara finansial atau mental, mungkin itulah yg akan mereka sebut sebagai keberhasilannya dan hartanya.
Tapi tak dapat di pungkiri, seiring waktu berjalan terkadang kita sebagai anak lupa akan kewajiban dan atas hak2 orang tua kita. Ada yg menjauh karena merasa lelah dengan keluhan orang tuanya. Ada yg acuh seakan kesusahan orang tuanya adalah bukan urusan atau masalah mereka. Padahal kalau orang tua mau egois, mungkin sudah sejak lama mereka jenuh dengan masalah kita yg bisa jd itu itu saja sejak kecil.
Tapi dari sekian banyak adegan yg aku lihat dan perhatikan beberapa waktu ini sungguh membuat aku semakin ingin segera memiliki anak, mengasuh dan membesarkn serta membentuk karakter anakku sendiri.
Tidak ada yg sempurna. Tapi sangat di sayangkan jika sebagai orang tua, kita masih terus memikirkan kesenangan sendiri, menginginkan si anak begini begitu tanpa membiarkan mereka memilih dimana atau apa yg mereka sukai, mensupport bakat mereka.
Sampai saat ini aku masih bertanya2. Kenapa orang batak itu bisa mendidik anaknya sampai mereka jd orang dan tetap menyayangi serta menghormati kedua orang tuanya sebagaimanapun keadaan orang tuanya tersebut. Si anakpun tidak pernah ada rasa gengsi, malu atau apalah itu u/ membantu pekerjaan orang tuanya. Begitu banyak haru yg aku lihat di sini. Sebegitu harunya sampai aku benar2 ingin memiliki anak. :')
Setiap ke gramedia skrng, yg aku cari bukan rak novel. Tp buku kumpulan dongeng. Aku membayangkan setiap malam membacakan satu cerita pada anakku. Menceritakan banyak hal, khususnya tentang DIA yg menciptakannya.. :')


Tahun Baru 2015

Guys, tahun baru 2015 ini aku buka ketika berada di jl.binjai. Aku memutuskan u/ menghabiskan malam tahun baru ini dengan sunny family. it's my first and i love it.. :)
Malam tahun baru rasa malam takbiran judulnya, hehehe.. Karena sebagian besar keluarga dari mama sunny itu beragama kristen, jd mereka merayakan natal itu pas tahun baru. Di sana banyak hal baru yg aku tahu dan aku rasakan. Betapa perbedaan itu tidak terasa dan tidak perlu jadi penghalang u/ suatu kerukunan dalam keluarga, semua bisa berbaur, tertawa, mendengar para tetua memberikan nasihat u/ anak2 dan cucunya. Begitu hangat rasanya, dan penuh haru. Bagiku ini awal yg baik u/ membuka tahun. "Selamat Tahun Baru 2015, be nice, be wonderful and full of joy for me y.. " (^_^).