Hidup itu penuh kejutan..
Sesaat dalam senang, seketika bersedih, terkadang ada luka, tapi penawarpun ada..
Saya? Saya tidak marah atas apa yg terjadi dalam hidup saya..
Tapi bolehkah jika ada kecewa sedikit, hanya sedikit.. selebihnya adalah bersyukur..
Terkadang kita memprediksikan sesuatu (biasanya hal terburuk yg mungkin terjadi), tapi saat itu 'cliing' jd nyata, ternyata pahit juga..hahahaha..
Ingin marah, ingin menangis, ingin berkata kasar, ingin membanting sesuatu, ingin mengutuk dan menyalahkan.. Tapi salah siapa?? Seseorang? bukan, Keadaan? bukan. Lantas apa?
No! Hidup bukan untuk mencari kesalahan orang lain dari luka yg kita dapat, dari kecewa yg kita rasa atau dari sedih yg ada..
Tiada yg salah untuk semua ini. Karena dalam hidup, kita sudah diberikan banyak pilihan. Dan diri kita sendiri yg memilih untuk melalui jalan ini. Lalu kenapa harus marah?
Memang tak dapat dipungkiri bahwa semakin usia bertambah, kelak kita akan lebih sinis dengan kehidupan. Kenapa? Karena hal-hal pahit itu kita sudah hapal rasanya.
Sinis bukan membenci, mungkin itu sebagai pertahanan diri agar kita tidak tumbang oleh kekecewaan. Menangis sesaat memang bisa jadi obat, tetapi tidak perlu ditampakkan.
Saya? Sejak awal bercita-cita ingin jadi orang baik. Disakiti tak membalas, dikecewakan tetap mendoakan, dijatuhkan tidak mengutuk. Semoga itu tidak pernah berubah. Kenapa? Karena pembalasan setiap perbuatan buruk pada diri kita adalah rasa bersalah bagi mereka yg berbuat.
Lagi pula apa yg kita buat, itu yg kita dapat..
Seiring berjalannya waktu, saya selalu berkata ingin menghentikan usia saya di 27th. Bukan mati. Hanya tidak ingin merasa tua saja. Tahun ini dan selanjutnya tidak ada perayaan hari ulang tahun. Bahkan saya ingin melupakan kapan hari kelahiran saya. Karena yg penting bukan kapan kita lahir dan bagaimana. Tetapi bagaimana kita meninggal nanti. Itu saja..
Terima Kasih untuk sedikit kekecewaan yg ada.. :)