Kamis, 27 Maret 2014

Diam

Aku lebih banyak diam dan mengurung diri dalam ruang biru kamarku.
Bukan aku tak suka bersosialisasi. Aku hanya ingin mengoreksi diri.
Dengan diam, banyak hal yang perlahan bisa kumengerti.
Dengan diam, hati jadi lebih banyak bicara dan aku bisa mendengarnya dengan jelas.
Dengan diam, aku bisa tersenyum mengingat semua kenangan.
Dengan diam, aku belajar u/ lebih banyak mendengarkan.
Diamku bukan tak suka. Aku hanya berusaha menyadari bahwa mulut ini tidak ada remnya.

Aku tahu diriku. Aku tahu batas kemampuanku u/ menahan diri u/ tidak bergosip.
Aku lebih senang mengingat dosaku. Karena hal itu membuat aku merasa sangat dekat dengan-Nya.
Dengan diam, aku berusaha mengerti diriku sendiri. Berdamai dengan jiwaku sendiri.
Jangan salah artikan diamku.
Bukan tidak suka, hanya saja tidak semua bisa dikatakan. :)

Hidup yang tak pernah pasti

Besok jadi apa, tidak ada yang tahu.
Besok akan bagaimana, juga tidak ada yang tahu.
Kemarin senang, sekarang susah, besok sedih juga tidak ada yang tahu.
Tapi yang pasti itu semua karena Allah sayang kita. :)

Aku, masih disini dirumah tercinta. Belum bekerja lagi. Bosan? jangan ditanya. hahaha..
Banyak yang harus aku tahan. Banyak yang mesti kupelajari juga, kenapa ini semua terjadi..?
Tapi positif thingkingnya adalah, mungkin saja ini semua adalah kesempatan yang Allah berikan u/ aku berada dekat dengan orang-orang yang aku sayang. Khususnya orang tua aku.
Sedih? iy. Karena dengan tidak bekerja aku merasa sedikit terbatas dalam melakukan hal-hal yang aku suka. Yang sering aku lakukan dulu ketika aku kerja. Dan aku merasa sedikit bodoh karena tidak bekerja.
Kepingin marah? ngga. Kenapa harus marah? Aku punya Allah, tidurpun aku dapat rejeki. Tapi bukan berarti aku mau begini-begini aja. Aku ingin bekerja lagi. Aku ingin berpenghasilan lagi. Ingin berbagi lagi. Ingin pergi makan sama teman-teman lagi. Ingin jalan hunting buku bacaan yang banyak. Ingin belikan mama dan papa baju lagi. Ingin nonton n karaoke sama adik-adik aku.
Mungkin saat ini aku mesti belajar sabar lebih banyak. Belajar ikhlas. Belajar mengerti bahwa semua yang terjadi ini adalah cobaan. Semoga hanya cobaan. :)

Mungkin dahulu aku terlalu banyak mengeluh. Tidak bersyukur. Jadi saat ini serasa seperti di skors. :)

"My Allah,aku mohon berikan aku sabar dan iklhas lebih dan lebih banyak. Jadikan aku orang yang pandai bersyukur. Berikan aku jalan u/ mencari rejeki-Mu. Berikan aku rejeki yang berlimpah dan berkah. Yang paling penting berikan aku dan keluargaku nikmat sehat. Terus ajari aku u/ tetap dekat dengan-Mu. Belajar banyak cara mencintai dan dicintai oleh-Mu. Jangan biarkan aku larut kembali akan dunia. Jangan biarkan aku menjadi anak yang durhaka. Jangan biarkan aku menjadi orang yang sombong. Jangan biarkan aku jadi pemarah dan pendendam. Ajari aku y Allah, ajari menjadi umat Rasulullah. *give me Hugs*"

ttd: Nanda. Hamba-Mu yang paling cengeng dan cerewet. :)