Jumat, 13 Januari 2012

Apa yang kupikirkan tentangnya

Sunny, masih sama dy. 
Sayang? Tentu saja. Cinta? Hmm...apa y namanya? :)
Aku senang, sangad senang bahkan, tahu kenapa? Karena sampai saat ini dy orang yg cukup sempurna yg aku kenal. Dy bahkan sangad jarang mengeluh, dy cukup positif, perhatian, sabar, pokokny baiklah. Tapi entah karena apa, terkadang aku masih ragu, "dy kah orangnya Tuhan?". Itulah yg selalu aku tanyakan dalam hatiku. Akankah selamanya dy bisa terus bersikap manis seperti saat ini? Atau bahkan kelak kalau kami berjodoh, justru dy berubah? Atau bahkan kadang aku merasa dy terlalu baik u/ ku.
Bolehkan kalau aku khawatir Tuhan? Aku hanya tidak ingin seperti cerita rumah tangga orang2 sekitar ku yg terkadang tidak enak, selalu ada pertengkaran bahkan KDRT. Aku hanya tidak ingin di sakiti lahir batin.
Aku bukan saja sayang padanya, tapi aku mengagumi keluarganya, Mama Bina, Papa Ucok n Kak Lia. Kenapa? Sedikit banyak walau tidak terlepas dari semua kehendak-Mu, berkat mereka jua lah, dy bisa menjadi seperti sekarang. Dy cukup pandai menghormati orang tua dan wanita khususnya.
Terkadang aku merasa dy terlalu keras bekerja, tapi menurut aku tidak sebanding dengan apa yg di perolehnya, padahal dy punya cukup modal u/ mendapatkan yg lebih tinggi dan lebih baik. Tetapi itulah dy si idealis ku. Aku cukup mengerti, terkadang yg kita cari dari suatu pekerjaan tidak selalu uang. Di butuhkan kenyamanan, loyalitas, bahkan hobi. Dan dy tidak begitu suka bekerja dalam ruangan yg rutinitasnya hampir membosankan. Sebenarnya aku suka profesinya, "Pencari Berita". Aku harap dy akan mendapatkan karier yg cemerlang seperti pintarnya dy bagi aku. Mungkin suatu saat dy akan jadi Reporter senior di salah sati stasiun televisi terkenal baik di dalam atau luar negeri :)
Ah...rasanya ingin berhenti u/ tidak menceritakan hal baik tentangnya, tapi memang ku rasa sedikit sulit, sebab hal negatif dari dy hanya kadang membuat aku jengkel saat aku butuh di temani justru dy sedang kelelahan karena bekerja atau terkadang aku merasa dy tidak menyimak yg aku ceritakan. (hanya sensitifitas wanita dan pria saja).


Akankah seorang aku benar bisa menaklukan seorang dy?? Entah. Hanya waktu yg kan menjawab... But I Hope That. :)